6 Tips Lakukan Social Distancing di Restoran

6 Tips Lakukan Social Distancing di Restoran

social_distancing_2

Pandemi virus corona (COVID-19) di Indonesia membuat masyarakat semakin ketakutan ketika hendak bepergian mencari makanan. Menurut CDC serta Food and Drug Administration ini tidak ada bukti bahwa makanan bisa menjadi media transmisi COVID-19, namun risiko penularan akan menjadi semakin besar apabila seseorang berinteraksi dengan orang lain.

Oleh sebab itu, beberapa pakar medis dan kesehatan masyarakat pun memberikan beberapa upaya melakukan social distancing untuk melindungi masyarakat dari penyebaran COVID-19 saat berada di restoran. Merangkum dari Eater, Selasa (17/3/2020), berikut ulasannya.

1. Menilai risiko pribadi yang dimiliki

Sebelum memutuskan untuk pergi ke tempat umum untuk makan, pastikan diri Anda bisa patuh terhadap setiap aturan yang dianjurkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan tangan dan melakukan social distancing dengan orang asing.

Profesor dari School of Public Health University of Maryland School, Amy R. Sapkota mengatakan skrining diri sendiri adalah hal pertama yang wajib dilakukan. Jika seseorang sakit atau mulai menunjukkan masalah pernapasan seperti batuk dan bersin maka Anda wajib mengurungkan diri makan di luar rumah.

2. Hindari restoran yang ramai dan makan pada jam yang sibuk

Social distancing dari kerumunan pengunjung wajib dilakukan saat mengunjungi restoran. Bahkan banyak negara bagian dan kota-kota besar di Amerika Serikat (AS) telah meminta semua bar dan restoran ditutup, dengan hanya akan melayani takeout dan pengiriman.

Jika terpaksa mengunjungi restoran, Anda bisa duduk sedikit berjauhan dengan orang lain dan menghindari restoran yang penuh sesak dengan para pelanggan. Anda juga bisa menghindari jam-jam ramai saat hendak mengunjungi restoran, seperti saat jam makan siang atau jam makan malam.

3. Hindari makanan prasmanan

Dalam kondisi seperti ini sebaiknya hindari mengonsumsi makanan prasmanan, atau semacam all you can eat. Menurutnya peralatan makan yang disediakan secara prasmanan akan secara silih berganti berinteraksi dengan tangan banyak orang dan virus COVID-19 bisa hidup di permukaan benda tersebut selama berjam-jam bahkan berhari-hari.
4. Cuci tangan dan jaga kebersihan dengan baik

Mencuci tangan sebelum makan dan sesudah memegang benda sangat penting untuk dilakukan. Menurut World Health Organization (WHO) mencuci tangan selama 20 detik secara menyeluruh menggunakan sabun dan air yang mengalirm atau menggunakan pembersih tangan dengan bahan yang mengandung alkohol sangat dianjurkan.

Penularan COVID-19 bisa menyebar mulai dari gagang pintu sampai dengan daftar menu yang hendak Anda pesan di restoran. Virus tersebut bisa masuk melalui saluran pernapasan yakni mulut, hidung dan mata.

5. Tidak berbagi makanan maupun peralatan

Katakan tidak untuk berbagi makanan maupun peralatan makan dengan orang lain. Meskipun mereka mengaku sedang tidak sakit atau dalam kondisi tangan yang bersih, pilihan itu bukan menjadi pilihan yang baik dalam situasi saat ini.

6. Bayar dan bersihkan

Federal Reserve dan Bank of Korea menegaskan uang kertas dan koin memiliki potensi sebagai pembawa bakteri dan virus. Juru bicara WHO juga menganjurkan masyarakat untuk membersihkan tangan setelah memegang uang. Jika Anda melakukan pembayaran dengan uang elektronik atau kartu kredit maka hindarilah menyentuh wajah setelah menekan tombol alat transaksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *