Aplikasi Monjar Bantu Kamu Temukan Restoran Sesuai Kebutuhan Diet

Pelatihan restoran dan rumah makan –Tready to eat foodren gaya hidup sehat belakangan ini makin populer, terutama di kalangan anak muda dan kaum urban. Perkembangan teknologi juga ikut berperan membuat tren ini semakin mewabah, dari mulai menjamurnya akun Instagram tentang makanan sehat, hingga beberapa aplikasi untuk memantau asupan kalori.Mengonsumsi makanan sehat bisa dibilang merupakan sebuah kebutuhan, terlepas dari tren di ranah kuliner. Kebutuhan ini makin penting bagi orang-orang yang sedang menjalani program diet, atau memiliki masalah kesehatan tertentu.Namun, saat sedang berada di luar rumah atau sedang ingin makan di restoran, kadang tidak mudah untuk menemukan menu makanan sehat sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, startup penyedia katering makanan sehat Gorry Gourmet kini menghadirkan sebuah aplikasi e-wellness bernama Monjar.Monjar menyediakan direktori makanan dengan informasi kandungan gizi setiap menu dari sejumlah restoran yang terdaftar. Herry Budiman dan William Susilo, kedua founder Gorry Gourmet, adalah pihak-pihak di balik terciptanya aplikasi ini.

“Bagi Herry dan William, ini lebih dari sekedar proyek bisnis. Monjar adalah suatu karya yang personal, sebuah aplikasi yang diharapkan dapat mengubah cara hidup banyak orang,” tambah Inka Nurlatifa, Associate Director Gorry Gourmet.

Inka menceritakan bagaimana awalnya Herry dan William mendapatkan ide untuk menciptakan Monjar. Mereka melihat bagaimana orang-orang di sekitar, termasuk orang tua mereka sendiri, kerap kesulitan ketika harus memilih tempat makan di luar rumah.

Mengingat internet dan smartphone sudah makin mudah diakses layaknya oksigen, mendapatkan rekomendasi restoran sebetulnya bukan hal sulit. Kamu bisa menggunakan aplikasi yang berisi direktori restoran, atau mencari restoran dengan menu tertentu di sebuah lokasi melalui internet.

“Akan tetapi, rekomendasi yang diberikan biasanya hanya dibagi menurut lokasi dan jenis makanannya saja tanpa memberikan detail kandungan gizi makanan yang disediakan,” lanjut Inka, “hal ini kerap membuat orang-orang yang sedang menjalani diet tertentu memutuskan untuk tidak pergi ke restoran karena takut merusak pola makan yang sudah ditetapkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *