Bisa Ditiru! 5 Negara Ini Sudah Terapkan Protokol ‘New Normal’ di Restoran

Bisa Ditiru! 5 Negara Ini Sudah Terapkan Protokol ‘New Normal‘ di Restoran

 942549_720

Pelatihan Restoran – Protokol new normal di restoran ternyata sudah berlaku di beberapa negara. Beberapa hal yang penting bisa dicontek di Indonesia.

New Normal akan diberlakukan di beberapa sektor untuk mendukung kembalinya hidup normal banyak orang dalam menjalani aktivitas. Protokol new normal ini digaungkan Presiden Joko Widodo yang meminta rakyatnya untuk kembali beraktivitas seperti biasa namun tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti mengenakan masker atau pelindung wajah dan mulut, mencuci tangan secara rutin, hingga mengenakan sarung tangan.

Sektor kuliner seperti usaha restoran pun jadi salah satu yang harus menerapkan protokol new normal. Hal ini agar semuanya kembali seperti semula dan pihak restoran atau usaha kuliner lainnya tak lagi merugi. Tak hanya menyediakan hand sanitizer atau masker saja, ada banyak lagi protokol yang bisa diterapkan.

Beberapa negara sudah banyak yang menerapkan protokol tersebut. Diantaranya China, Taiwan, Korea Selatan, hingga Amerika. Protokol yang diberlakukan oleh mereka sebaiknya dicontoh oleh restoran-restoran yang ada di Indonesia agar semuanya kembali beraktivitas dengan normal.

Berikut 5 protokol new normal restoran yang telah diterapkan negara lain menurut beberapa sumber.

  1. China

China merupakan negara yang pertama kali terserang COVID-19. Negara ini jugalah yang disebut-sebut sebagai dalang dari penyebaran virus yang membahayakan nyawa jutaan orang di seluruh dunia. Namun kini negara tersebut telah dinyatakan bebas dari Corona sejak beberapa bulan lalu.

Karena telah pulih dari COVID-19 lebih dulu, China kini sedang berbenah untuk kembali hidup normal. Mereka menerapkan protokol new normal di berbagai sektor, salah satunya restoran. Seperti yang dilakukan oleh salah satu restoran hot pot yang ada di Shanghai, China berikut ini. Mereka menyediakan body sanitizer.

Body sanitizer tersebut akan memberikan proteksi lebih daripada hand sanitizer. Alat yang digunakan cukup canggih, bentuknya seperti kotak berukuran satu badan orang dewasa. Lalu alat tersebut akan mengeluarkan cairan yang mereka semprotkan ke tangan dan tubuh para pelanggan. Restoran tersebut juga membersihkan alat makan seperti sendok, sumpit, mangkuk menggunakan air panas di depan para pelanggan langsung.

  1. Hong Kong

Hong Kong juga jadi salah satu negara yang terpapar COVID-19. Bahkan ada kasus yang membuat heboh saat itu, dimana satu keluarga terpapar COVID-19 saat makan bersama di salah satu restoran hot pot. Kembali pulih, Hong Kong kembali berbenah dengan menerapkan beberapa protokol new normal di negarannya, tak terkecuali sektor kulinernya.

Protokol new normal yang diberlakukan oleh Hong Kong sangat beragam di restorannya. Seperti menggunakan temperature-scanning, dimana temperatur atau suhu tubuh para pelanggan dapat dibaca langsung oleh monitor. Jadi tak perlu melakukan cek menggunakan termometer biasa.

Jika mau, Indonesia juga bisa menggunakannya di beberapa restoran. Guna lebih waspada dan bisa langsung memantau kondisi para pelanggan. Ada juga restoran di Hong Kong yang menjaga jarak duduk pelanggannya. Jadi ada beberapa pasang meja dan kursi yang diberikan penghalang agar tak ada pelanggan yang duduk di sana.

  1. Taiwan

Taiwan juga termasuk negara yang terpapar oleh COVID-19, namun kini kondisinya telah membaik. Bahkan ada beberapa kabar yang mengatakan kalau warga Taiwan sudah bisa pergi berwisata. Kabar baik dari Taiwan tersebut harunsnya bisa menjadi bahan untuk terus berusaha agar bisa kembali hidup dengan normal.

Setelah pulih dari COVID-19, beberapa restoran di Taiwan juga memberlakukan protokol new normal. Mereka selalu mengecek suhu tubuh dari para pelayan yang bekerja untuk menyiapkan makanan dan mengantarkan makanan kepada pelanggan. Tak hanya mengecek suhu badan, para pelayan di sana harus mendaftarkan nama dan nomor telepon.

Protokol tersebut diberlakukan di gerai Mcd di Taiwan. Selain itu para pelayan juga diharuskan mengenakan masker setiap saat. Hal sederhana ini seharusnya bisa diterapkan di seluruh restoran Indonesia.

  1. Korea Selatan

Korea Selatan beberapa waktu yang lalu telah ditetapkan sebagai negara yang terbebas dari COVID-19. Namun belum lama ini, negeri Gingseng tersebut kembali mendapatkan teror COVID-19 setelah banyak warganya yang kembali beraktivitas secara normal. Saat dinyatakan bebas COVID-19, mereka sudah bisa berkumpul dan makan bersama di restoran tanpa ada batasan jarak, dan lainnya.

Bahkan ada beberapa orang yang telah tidak mengenakan masker saat aktivitas di luar rumah. Namun setelah kasusnya kembali melonjak, Korea Selatan kini kembali waspada dan menerapkan kembali protokol new normal di beberapa restoran. Seperti di salah satu coffee shop, mereka menggunakan robot untuk menggantikan pelayan yang bertugas mengantarkan minuman.

Robot tersebut dapat membawa sebanyak 6 minuman dalam satu kali jalan. Jadi sangat praktis karena menggunakan teknologi canggih. Robot yang digunakan pada kafe tersebut bisa jadi solusi yang baik untuk pelayanan di kafe terkait social distancing.

  1. Amerika

Satu lagi negara yang telah kembali membuka beberapa tempat umum termasuk restoran, yaitu Amerika. Negari adidaya ini banyak menerapkan protokol new normal yang cukup unik di beberapa restorannya. Protokol new normal restoran tersebut dirangkum oleh situs Eater (28/5).

Beberapa protokol new normal yang restoran Amerika terapkan yaitu menggunakan sinar UV hingga menggunakan robot untuk membuat sushi. Untuk sinar UV sudah diterapkan oleh toko roti bernama Magnolia. Pihaknya menggunakan sinar UV karena dirasa mampu untuk membunuh virus.

Lalu ada juga restoran yang menyiapkan loker khusus untuk menaruh makanan dan melakukan pemesanan agar tak ada kontak langsung antara pelanggan dan pelayan restoran. Ada juga konsep unik dari salah satu restoran sushi yang ada di Amerika. Pihaknya menggunakan robot pembuat sushi, robot tersebut bisa bekerja dalam mengolah nasi, membuat bola-bola nasi untuk onigiri, hingga memotong sushi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *