Ini Lokasi AADC? 2, Restoran Lokal di Yogyakarta

Euforia penayangan film Ada Apa dengan Cinta? 2 (AADC? 2) menarik perhatian penikmat film. 0632134restoran-lokal780x390Salah satunya adalah pemilihan Yogyakarta sebagai kota untuk menayangkan film ini pertama kalinya di Indonesia.Yogyakarta dipilih karena hampir 70 persen proses syuting berlokasi di kota budaya ini. Syuting dilakukan di pasar tradisional, bangunan bersejarah, padepokan seni, kedai kopi, hingga sebuah restoran modern.Salah satu restoran di Yogyakarta yang menjadi lokasi syuting Genk Cinta adalah Restoran Lokal yang beralamat di Jalan Jembatan Merah Nomor 104C, Gejayan, Yogyakarta. Restoran yang menyatu dengan bangunan hotel Lokal ini menjadi salah satu tujuan anak muda Yogyakarta untuk bercengkrama.

Manajer Hotel dan Restoran Lokal, Gita Pitaloka, menjelaskan bahwa banyak pengunjung yang datang ke restoran ini setelah melihat teman yang mengunggah foto beberapa sudut restoran di media sosial.”Penamaan hotel dan resto ini dengan nama Lokal adalah karena kami berusaha sebisa mungkin menggunakan produk lokal ke dalam desainnya. Termasuk penggunaan ubin kunci berwarna-warni dan juga lukisan dinding karya mahasiswa ISI (Institut Seni Indonesia),” ujar Gita.

Desain interior berkonsep rusctic industrial akan Anda temui saat memasuki restoran ini. Dominasi penggunaan bahan kayu lokal dikreasikan secara minimalis membuat ruangan ini terasa unik.

Salah satu dinding restoran ini berwarna putih polos ditimpa dengan grafiti bertuliskan ‘Jogjakarta’ dengan pola warna-warni. Ruangan utama restoran tersebut menjadi lokasi syuting tokoh Cinta, Milly, Maura, dan Karmen saat membicarakan tentang pertemuan tak terduga dengan Rangga.

“Sebelumnya Mira Lesmana dan Riri Riza dari Miles Films pernah menginap di Hotel Lokal saat promosi film Pendekar Tongkat Emas. Pilihan restoran ini untuk syuting AADC? 2 pun dengan alasan mereka ingin menampilkan tempat yang identik dengan Yogyakarta tetapi tidak mainstream,” ujar Gita.

Makanan yang disajikan di restoran ini terdiri dari berbagai jenis, mulai dari makanan lokal, makanan Asia, hingga western. Setiap bulannya, restoran ini menyajikan promosi berupa menu-menu baru dengan sentuhan ala Lokal.

“Dengan menggunakan bahan lokal membuat kami bisa memberi harga yang terjangkau dompet mahasiswa tanpa mengurangi kualitas rasanya,” ujar Gita.

Anda bisa menikmati makanan sekelas hotel di restoran yang buka sejak pukul 06.30 hingga pukul 23.00 ini mulai dari harga Rp 18.000 hingga Rp 70.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *