Rekomendasi Kebersihan Untuk Restoran

Pelatihan Restoran – Sama hal nya dengan menciptakan lingkungan yang menyenangkan dimana pelanggan Anda dapat menikmati bersantap di restoran Anda, kebersihan yang baik untuk bisnis makanan dan minuman sangat penting untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang dan menjamin keamanan pangan bagi pelanggan sambil memenuhi tuntutan peraturan yang semakin meningkat.

Prinsip HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) membantu bisnis restoran Anda untuk mengenal prosedur dan memastikan bahwa makanan yang disajikan telah aman untuk dikonsumsi. Menentukan titik kontrol kritis dimana bahaya dapat dicegah dan dihilangkan pada bisnis restoran Anda sangatlah penting. Berikut ini adalah beberapa titik kontrol kritis pada area restoran yang penting untuk Anda pertimbangkan.

Continue reading

Pelayanan terbaik, kunci sukses restoran Anda

Pelatihan Restoran– Tamu adalah raja. Itulah mengapa pelayanan menjadi kunci utama suksesnya sebuah restoran. Jika masakan enak, tapi pelayanan dari sambutan, pemesanan, penyajian, hingga saat membayar dirasa kurang, orang tak akan kembali.

Apa saja hal yang harus diperhatikan saat memberikan pelayanan kepada pelanggan restoran Anda?


Memberikan pelayanan restoran yang baik 

Pelayanan harus bisa membuat betah pelanggan. Ini yang harus Anda lakukan:

  • Sopan dan perhatian saat penyajian. Latih staf untuk bisa menjaga hal ini.
  • Jaga ketepatan waktu penyajian. Pastikan menu dan waktu yang ditentukan sesuai.
  • Kenali pelanggan Anda. Ingat pelanggan dan beri kesan agar mereka kembali ke tempat Anda.
  • Buat perbandingan yang sesuai antara staf dan pengunjung. Dengan staf yang memadai, pesanan bisa diantar dengan tepat. Tapi kebanyakan staf justru mengganggu kenyamanan pengunjung.
  • Berikan nilai lebih. Pendekatan personal bisa memberikan pengalaman makan mereka lebih berkesan.
Continue reading

5 Cara Cerdik Pemasaran Restoran di Masa Pandemi

Pelatihan Restoran – Selama masa pandemi, industri restoran dan perhotelan mengalami banyak perubahan yang mendasar dalam bisnis dari pemasaran hingga produksi. Mengubah sistem manajemen restoran sesuai adaptasi kesehatan akibat pandemi bukanlah hal yang mudah. Hal ini mengingat sistem dan mekanisme kerja bisnis restoran pada masa sebelum pandemi pun tidak mudah untuk diubah.

Berikut ada 5 strategi dan cara cerdik memasarkan atau mempromosikan restoran di tengah pandemi.

Continue reading

Strategi Bisnis Restoran Untuk Bertahan Di Tengah Pandemi Virus Corona (COVID-19)

     Pelatihan Restoran – sampai hari ini kasus virus corona (COVID-19) telah menjangkit lebih dari 5.000.000 manusia di 213 negara. Di Indonesia sendiri kasus positif corona sudah mencapai 23,851 orang. Walaupun virus yang sering diremehkan sebagai demam atau gangguan pernafasan ini memiliki tingkat kematian yang rendah, perlambatan ekonomi dan histeria kepanikan publik adalah efek samping yang sangat merusak.

Banyak pakar mengatakan bahwa collateral damage (kerusakan tambahan) yang disebabkan oleh corona virus lebih berbahaya daripada virus itu sendiri. Perlambatan ekonomi global dikhawatirkan menyebabkan resesi dunia. Sementara kepanikan masyarakat tentang masa depan di tengah-tengah corona membuat penyakit mental seperti stress atau depresi dikhawatirkan meningkatkan angka bunuh diri.

Sebagai seorang pengusaha, keahlian mencari solusi adalah syarat yang wajib dimiliki. Di tengah epidemik corona ini pengusaha diuji untuk mengoptimalkan keahlian tersebut. Tim kami telah mengumpulkan berita dari benua Amerika, Eropa, dan Asia yang berisikan ide-ide para pengusaha restoran di dunia untuk bertahan melalui tantangan ini. Kami harap Anda bisa mencontek dan menggunakan ide-ide ini untuk menyelamatkan bisnis restoran Anda. Restoran di seluruh dunia kehilangan pengunjung secara drastic

Strategi Restoran Di Era COVID & New Normal

Berikut adalah 5 strategi yang telah digunakan oleh banyak pengusaha restoran di dunia untuk mengatasi penjualan yang anjlok di tengah pandemi:

  1.  MENGADOPSI BISNIS MODEL BARU

        Untuk Anda yang belum menggunakan sistem delivery, buatlah sekarang juga. Partner dengan GOFOOD atau GRABFOOD itu boleh saja. Tapi kalau mau bikin sistem sederhana berupa order-by-phone lalu membiarkan karyawan anda yang mengantar itu lebih baik. Keuntungan dari memiliki sistem delivery sendiri adalah anda bisa menciptakan bisnis model baru.

Beberapa restoran sudah melakukan hal ini; delivery makanan dan delivery belanjaan dari mini market. Konsepnya sederhana, pelanggan memesan makanan dari restoran anda dan sekalian nitip sampoo, cemilan, atau tissue dari minimarket sembari kurir OTW ke rumah pelanggan. Anda bisa membebankan 10 ribu atau lebih untuk jasa tambahan ini.

Di era internet ini banyak sekali muda-mudi mager. Dengan memiliki nilai tambah di sistem delivery, perusahaan yang sudah menganut strategi ini berharap untuk mendapatkan uang ekstra di setiap transaksi yang terjadi.

  • MENGIKUTI PROSEDUR COVID-19 UNTUK DINE-IN

       Karyawan harus menggunakan masker dan sarung tangan setiap saat, memasang penanda di lantai untuk memisahkan jarak antara pelanggan yang mengantri, dan pembersihan menggunakan disinfektan. Pembersihan meliputi membersihkan gagang pintu, menu, meja, kursi, dan semua bagian restoran yang sering disentuh. Kapasitas restoran dikurangi sebisa mungkin (idealnya 50%) sehingga memberikan jarak antara pelanggan yang sedang makan.

Investasi untuk mengikuti prosedur COVID memang terlihat mahal dan merugikan. Tapi pesan utama yang seharusnya bisnis sampaikan pada karyawan dan pelanggan saat ini adalah; kami peduli pada Anda, percayalah pada kami; Anda kenyang, Anda aman. Bisnis yang mengutamakan profit dan ketamakan PASTI kehilangan pelanggan. Bisnis yang peduli dan memanusiakan pelanggannya PASTI mendapat empati dan kesetiaan pelanggan.

Investasi produk anti COVID yang seharusnya restoran miliki: hand sanitizer, tisu, dan tong sampah kecil dengan tutup di setiap meja, alat pemeriksa temperatur tubuh untuk karyawan dan pelanggan, sarung tangan dan masker untuk karyawan, cairan disinfektan, dan layar plastik pengaman di counter pembayaran (seperti yang ada di kasir Indomart).

  •  MEMBUAT STANDARD OPERATING PROCHEDURE (SOP) BARU

        Dengan adanya sistem New Normal, pemilik restoran harus merinci seberapa sering pembersihan menggunakan disinfektan dilakukan, cara berkomunikasi melalui masker, perubahan shift kerja karyawan, dan cara berkomunikasi dengan pelanggan mengenai peraturan perusahaan tentang keamanan makan dine-in di era New Normal.

Detail kecil perlu diperhatikan. Karyawan yang bertugas di kasir dan memegang uang TIDAK BOLEH ke dapur atau menyentuh peralatan dapur. Uang adalah medium paling efektif untuk menghantarkan bakteri dan virus karena seringnya uang tersebut berganti tangan pemilik. Untuk mengantisipasi hal ini, pastikan restoran Anda memiliki sistem pembayaran cashless seperti GOPAY, OVO, atau DANA. Pembayaran menggunakan aplikasi seperti 3 app tersebut mengurangi kontak antara manusia sehingga lebih aman.

  •  MENGUBAH LAYOUT RESTORAN

         Ubah layout restoran sehingga hanya ada satu flow di mana orang masuk, duduk, bayar, lalu pergi. Banyak bisnis sudah mengubah layout bisnis mereka seperti McDonald’s, Pizza Hut, bahkan Superindo (seksi beli daging harus mengantri satu per satu). Layout yang terstruktur menjaga jarak supaya pelanggan tidak bertabrakan atau berdiri terlalu dekat satu sama lain kapanpun mereka melakukan pergerakan.

Perubahan layout juga terkait dengan tingkat kapasitas restoran. Jika Anda melakukan kapasitas 50%, singkirkan separuh dari meja dan kursi ke tempat lain sehingga jarak antar pelanggan yang makan lebih besar. Keindahan memang penting (tata letak meja kursi bisa mempercantik restoran) tapi keamanan jauh lebih penting.

Berikan banner meja bertuliskan “Jaga kesehatan tetanggamu, gunakan tissue jika bersin atau batuk.” atau semacamnya supaya pelanggan anda terbiasa menggunakan tissue untuk menghindari penularan dan ketidak nyamanan pelanggan lain. Pastikan ada tempat sampah kecil di setiap meja supaya pelanggan bisa langsung membuang sampah tissue ke dalamnya, bukan dibiarkan di atas meja. Kebiasaan membiarkan tissue kotor di atas meja harus dihilangkan. Bantu ingatkan pelanggan Anda.

  • BERKOMUNIKASI LANGSUNG DENGAN PELANGGAN LEWAT SOSIAL MEDIA

       Posting sebanyak mungkin kegiatan di restoran Anda melalui social media, baik itu Instagram, Facebook, Twitter, bahkan Musical.ly sekalipun. Ungkit sesering mungkin rencana dan upaya anda untuk mengikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan. Katakan kepedulian dan empati terhadap tragedi corona ini. Dan tekankan komitmen restoran untuk menyediakan makanan yang lezat dan disiapkan secara berhati-hati demi kepuasan dan kesehatan pelanggan.

Bahasa dan komunikasi sangat berpengaruh. Di era penuh ketidakpastian ini, berikanlah kepastian pada pelanggan anda. Berikut beberapa kata yang bisa digunakan sebagai inspirasi pendekatan kepada pelanggan:

“Restoran kami tetap buka untuk Anda yang di rumah tapi tetap sibuk sampai-sampai lupa masak untuk keluarga.”

“Kami berkomitmen untuk memberikan Anda makanan lezat yang disiapkan secara berhati-hati sesuai protokol kesehatan COVID, karena kami tahu kesehatan adalah nomor satu.”

“Untuk setiap pembelian paket ABC, kami akan mendonasikan 1 bungkus nasi ayam kepada orang-orang yang membutuhkan. Ayo! Bantu kami membantu sesama melewati pandemik ini.”